Strategi Dalam Membuat Backlinks Untuk Website atau Blog

475 views

Backlinks merupakan satu dari sekian banyak faktor vital dalam SEO. Selama masih ada search engine, khususnya search engine Google, maka backlinks bakal senantiasa mempunyai peran penting didalam pemanfaatan peringkat suatu website di search engine. Backlinks ialah suatu cara tuk meningkatkan SEO, tetapi efektivitas backlinks itu pribadi amat terpengaruh oleh banyak faktor, seperti; blog backlinknya, anchor text, banyak backlinks, dan masih banyak lagi.

Jumlah backlinks tak dapat menjamin peringkat suatu domain akan lebih baik di search engine. Kadang, backlinks yang terlampau banyak kearah suatu domain justru dapat mengakibatkan domain itu mendapati ‘masalah’.

Saya akan menjajal menerangkan sedikit mengenai taktik membuat backlinks yang kerap dilakukan.

Strategi Membangun Backlinks, terdapat beberapa diantaranya:

Penggunaan Anchor Text

Jika tempo dulu, memungkinkan tempat website tuk keywords tersendiri normalnya menggunakan anchor text yang mirip dengan keywords yang diincar sebanyak-banyaknya. Tetapi tempo Google Penguin dan Panda, teknik seperti itu tak dianjurkan sebab akan menjadikan website yang dibacklink memperoleh masalah.

Persentase Anchor text yang disarankan tuk backlink ialah:

  1. Exact match: 0 – 15% (semacam: Toko baju, pakaian wanita top, jasa SEO terjangkau, dst)
  2. URL: 30% – 80% (semacam: www.kompas.com, www.google.co.id, dst)
  3. Brand: 10% – 80% (semacam: Detik, Kaskus, Maxmanroe, Google, dst)
  4. Random: 30% – 80% (semacam: klik tautan ini, datangi website, kunjungi website, dst)

Untuk angka persentase tak harus serupa seperti yang disebutkan di atas, dapat kira-kira sendiri oleh pengelola website.

Sumber Backlink Yang Relevan (link relevancy)

Tidak sedikit internet marketer dan blogger yang tak peduli blog backlinknya berasal dari mana, yang penting bisa memperoleh backlinks. Jika Anda adalah salah satu orang yang kerap berpikir semacam itu, Anda musti mengubah pola pikir karena kecocokan suatu blog backlinks amat mempengaruhi terhadap kualitas backlink yang anda bangun.

Disamping itu, artikel di sekitar links pun amat mempengaruhi terhadap kualitas link itu.

Persentase backlink dari website atau blog dari situs lain yang cocok:

  1. Website: 40% – 80% (contohnya: Website mengenai bisnis online nge-link kearah web tentang SEO)
  2. Isi Artikel: 70% – 90% (contohnya: artikel mengenai cara menjadikan website nge-link ke website mengenai bisnis online)

Variasi sumber backlinks atau link diversity

hal itu amat penting tuk dilihat saat membuat backlink kearah website anda. Suatu website normalnya akan memperoleh peringkat yang begitu bagus jika website itu memperoleh tautan dari beragam jenis website daripada jika tautan hanya bersumber dari 1 jenis website.

Anda dapat membuat link dari sejumlah sumber, antara lain; Web 2.0, Web PDF sharing, web sosial media, Blog roll, web berbagi gambar (Pinterest), Social bookmarking, dan yang lainnya. Makin bervariasi sumber backlinks ke website anda maka akan terkesan lebih alami.

Jalur Nofollow dan Dofollow

Tidak sedikit blogger dan internet marketer yang “menganggap remeh” link nofollow dan cuma membangun backlinks dofollow untuk web mereka. Fakta yang ada di ‘lapangan’ ialah amat banyak web yang mempunyai ranking bagus di SERP usai diberi backlinks nofollow. Persentase jumlah backlink nofollow untuk website yang disarankan: 10% – 40%

Backlink dari IP dan C Blocks yang berbeda

IP atau internet protocol merupakan alamat suatu komputer yang menarik terhadap jaringan internet, atau dapat juga dianalogikan semacam alamat rumah kita, nomor tempat tinggal, dan daerah. Internet protocol (IP) di Indonesia seperti 103.244.204.0. Jadi, C blocks merupakan angka yang saya bold dan diberi underline.

Backlinks yang bersumber dari website dengan IP dan C blocks yang tidak sama jauh lebih baik daripada dengan backlinks dengan web dengan IP dan C blocks yang serupa. Hal yang dimaksud di sini ialah host suatu web yang nge-link kearah web Anda bersumber dari IP dan C blocks yang tidak sama. Misalnya, Web 2.0 yaitu WordPress.com, Tumblr.com, Blog.com, dan masih banyak lagi. Jadi jika memasang host dengan IP dan C bocks yang sama harus hati-hati.

Distribusi arah link ke situs

Seharusnya backlinks diarahkan ke sejumlah laman dalam satu situs, jangan cuma memberi link ke home page saja. Sekian banyak orang barangkali begitu fokus memberi backlink ke home page, tetapi pengalaman saya, akan setingkat lebih baik bila perjalanan backlinks juga diarahkan ke posisi lain disebut inner pages ke dalam website itu.

Persentase jumlah backlinks ke homepage dan inner pages yang disarankan:

  1. Home page: 20% – 50%
  2. Inner pages: 50% – 80%
  3. Scheduling backlinks (Timing)

Membuat backlinks ke website atau blog akan lebih baik jika dibangun dengan cara perlahan-lahan supaya terkesan natural. Coba kompare mana yang sudah natural, SERIBU backlinks yang di bangun dalam satu hari kemudian tak ada backlinks di hari-hari selanjutnya atau SERIBU backlinks yang di bangun dalam 3 bulan – kira-kira 11 link/hari – secara perlahan-lahan, Anda tentu sudah tahu jawabannya. Membuat backlinks kearah suatu website dengan total terlalu banyak dan dengan waktu yang singkat akan memberi sinyal kepada search engine jika situs Anda di optimasikan dengan cara berlebihan. Resikonya website anda akan tak terindeks oleh Google.

Tags: #jasa artikel seo murah #jasa design website #jasa seo murah jogja #marketing online terbaik #pembuat web #pembuatan website gratis #perusahaan seo

Author: